Blogroll


ShoutMix chat widget

Work Hard

Go to Blogger edit html and find these sentences.HOSHI LES PRIVATE BAHASA ASING. ALAMAT. JL. IKAN ARWANA Q16 MALANG.

This is default featured post 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured post 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured post 4 title

CHASSIS GOLDEN DRAGON, MESIN YUUCHAI 300HP.

This is default featured post 5 title

AKAS IV PARIWISATA

Tampilkan postingan dengan label CERITA hARI INI. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label CERITA hARI INI. Tampilkan semua postingan

4 Apr 2013

Pelebaran jalan itu hanya tameng untuk menambah parkiran

Beberapa saat saya terkejut dengan pembangunan di kampus saya yang begitu cepat. Gedung-gedung bertingkat mulai tumbuh. Namun satu hal yang di sayangkan, tempat parkir masih kurang mencukupi dan jalan di dalam kampus tidak cukup lebar. Namun tidak lama kemudian jalan di dalam kampus pun juga di perlebar.

Jalan di perlebar seharusnya difungsikan untuk memperlancar mobilitas di dalam kampus, ternyata tidak demikian faktanya. Jalan yang diperlebar akhirnya disalahgunakan oleh mereka yang memiliki Roda emapat untuk memarkir kendaraannya. jadi tetap saja jalan nya menjadi sempit, dan mengakibatkan macet jika pagi sore dan siang. Tak beda jauh dengan lahan parkir yang selalu kurang. Pertanyaannya, banyak yang bilang tidak mampu tapi perkir mobil dan motor selalu tidak cukup.. hmmmmm. Yang kedua apakah pihak kampus tidak bisa memberikan solusi untuk mengatasi kemacetan di dalam kampus (karena lahan parkir kurang dan banyak mobil parkir di pinggir jalan).

Terkadang dongkol juga kalau ke kampus BIRU lalu tidak ada tempat parkir, dan terkadang juga tukang parkirnya bikin mangkel. Tukang parkir kadang males menata kendaraan. di LAhan dekat perpus contohnya di dalam tempat parkir masih ada tempat tapi di pintu masuk parkir sudah di palang /PARKIR PENUH/ . .

Gimana nih pak rektor universitas PAtih MAjapaphit ?


22 Okt 2012

Untuk menjadi baik perlu salah

Pagi itu, 7 bus telah terparkir di halaman SMUK St. Albertus. Kami akan rombongan ke PPLH. Saya segera memasang nomor dan banner. Jam menunjukkan pukul 6.20. padahal jadwalnya jam 6 berangkat. Pak sopir masih makan pagi di warung jalan Gede. 

Saya pun segera menyuruh pak sopir untuk memarkir bus di depan halaman sekolah. Tapi saya lupa memberi tahu tujuannya adalah ke Trawas tempat pendidikan lingkungan hiudp bukan tempat wisata. 

Jam 6.30 Bus berangkat beriringan. Sesampainya gang masuk ngoro industri saya berhenti untuk menanti bus lain, namun setelah saya tunggu bus lain tidak berhenti malah langsung lewat. Akhirnya teman saya telpon temennya di bus yang bablas tadi. katanya tahu jalan. Ok lah kalu begitu saya segera melanjutkan perjalanan. Sesampainya di tujuan saya bertanya pada satpam, Apakah ada jalur lain lewat pacet, ternyata tidak bisa di lali bus besar. Akhirnya sopirnya saya telpon dan marah-marah.

Sewaktu saya order, saya sudah bilang ke tujuan adalah PPLH, namun di SPJ sopir hnya tertulis Tujuan Trawas saja tanpa keterangan tujuan selanjutnya. 

Alhasil setelah 5 bus yang lain berbalik arah dan sampai tujuan, crew marah-marah. Hehehe sudah pasti ini. mereka minta ganti rugi solar. 
Mereka bertanya,  "Mas kok ndak bilang td kalo ke sini ?" saya jawab "Tapi tujuan kan tetap Trawas pak...dan tadi saya sudah berhenti menunggu bapak tapi bapak ko ndak berhenti,?" 
begitu saya balik jawab mereka. 

Tapi mereka g mau tahu tetap minta ganti solar. Akhirnya saya bilang "Kalau minta ganti solar baiklah saya akan bertanggung jawab ke garasi anda, karena saya sewa ke kantor anda...kalao solar kurang kantor anda pasti telpon pak." Kalau kantor g telpon brati anda yang agak tewur, begitu kata saya dalam hati. 

Saya tidak enak dengan beberapa guru, karena saya telah salah menggunakan kepercayaan yang mereka berikan. Beberapa hal yang bisa saya petik seharusnya saya membawa 1 atau 2 teman, dan kemudian saya harus memberitahu lagi kepada sopir tentang tujuannya.

Kalaupun nanti jadi cerita ya ini resiko saya. apapun resikonya saya akan terima. dan yang pasti mereka ada kekecewaan. 

Ternyata untuk menjadi lebih baik seseorang harus salah, untuk menjadi kuat kita harus bisa menerima komplain dan menyelesaikan masalah dengan win-win solution yang bersahabat.

Teman-teman jangan takut untuk salah, karena dengan salah kita akan bisa menjadi lebih baik, asal jangan sampai mengulangi kesalahan yang sama. 

14 Feb 2012

Wong Jowo sing ora nJowo

Saya mengelus dada ketika melihat teman-teman saya orang jawa namun tidak bisa bahasa Jawa. Saya orang Jawa, besar dan hidup di Jawa pula. rumah saya desa jauh dari keramaian kota. Saya mengenal ramainya kehidupan kota ketika saya berumur 16 Tahun saat Saya SMA. mulai disini saya mengenal berbagai orang dari berbagai macam suku.

Kemudian saya melanjutkan belajar D3 bahasa Jepang di universitas Brawijaya Malang. Disini saya mempunyai banyak teman, baik yang dari suku luar jawa dan juga suku jawa. saya terhenyak ketika ada teman saya orang jawa tapi tidak bisa bahasa jawa, oh sungguh terlalu. Bahkan teman saya yang belajar bahasa jepang sampai lupa dengan bahasa Indonesia dan bahasa Jawa. ini lebih keterlaluan lagi. apakah orang ini benar-benar lupa atau nglali. enggak e loh sakjane sampean iku urip e neng endhi opo urip teko londo kok iso lali boso indonesia. Boleh lah kita belajar bahasa negeri orang lain, tapi jangan lha kita sampai lupa dengan budaya, dan bahasa negeri sendiri.

Teman-teman falsafah jawa memiliki budi pekerti yang luhur, meskipun juga punya kejanggalan. namun demikian sudah seharusnya kita menghormati falsafah orang jawa karena kita hidup juga tak lepas dari pulau jawa dan budaya jawa. Banyak ajaran jawa yang sanagt luar biasa maknanya, malah terlalu sering dilupakan sepertinya.


KEadaan Transportasi Di Indonesia beberapa tahun terakhir


Beberapa hari terakhir santer terdengar kecelakaan lalu lintas yang mengakibatkan banyak korban meninggal. Setidaknya ada 10 kecelakaan yang melibatkan bus dan kendaraan lain di berbagai daerah. Dimualai Dari Restu, Karunia bhakti, Sumber Kencono, Mira, dll.

Namun mari kita lihat sejenak, dan jangan saling menyalahkan pengguna jalan. Tidak usah saling menghujat perusahaan ini itu yang menjadi penyebab kecelakaan. Marilah kita lihat beberapa hal yang mungkin menjadi penyebab kecelakaan.

1. Kondisi jalan di Indonesia
    Apakah kondisi jalan di negara kita memang sudah sangat layak dan memadai, kita lihat saja saat ini setiap hari jalanan Pantura tidak pernah terbebas dari kata MACET. Jalanan sempit, sedangkan yang lewat kendaraan lebar karena merupakan jalan Propinsi. Kemudian jalan ruas Surabaya- Jogja. Banyak ruas jalan kelihatan rata namun nyatanya bergelombang. penerangan juga sangat minim. Selain itu jalan juga jauh dri ideal karena menurut saya jalan sangat sempit. Kenapa tidak diperlebar, toh juga jalur Nganjuk-Madiun-Ngawi di sebelah kanan kiri juga masih sangat mungkin untuk dilakukan pelebaran jalan. Kemana saja pemerintah selama ini, kemana saja uang pendapatan pajak kendaraan apakah tidak ada alokasi untuk perbaikan jalan ataupun penambahan ruas jalan.
     Ruas jalan yang tidak memadai, kemudian yang lewat kendaraan lebar sangat tidak ideal. Kadang saya berpikir bahwa sopir di indonesia itu sangat lihai. Bagaimana tidak, jika kendaraan besar bisa lewat jalanan sempit.
     Trotoar pun tak luput dari salah fungsi, saat ini banyak yang menggunakan trotoar untuk berjualan bahkan kadang jga di lewati sepeda motor ketika sudah macet. Banyak hal yang memicu terjadinya alih fungsi sebuah trotoar. orang berjualan untu kepentingan ekonoomi, dan orang naik motor lewat trotoar agar lebih cepat.

2. Birokrasi yang berhubungan dengan Lalu - Lintas
     Birokrasi di negara ini tak kunjung juga membaik. Beberapa jalur yang berhubungan dengan Lantas (SIM, PENIMBANGAN, KIR/UJI KENDARAAN), semuanya bisa di sogok. Sekarang saja dalam pembuatan SIM banyak sekali yang menggunakan jalur NYOGOK, jadi walaupun tidak begitu paham rambu dan tidak begitu lihai berkendara bisa mendapatkan SIM, asal bayar sesuai permintaan calo. Efeknya banyak pengendara yang ngawur, tidak mempedulikan rambu. pengendara motor potong sana-potong sini tanpa sein. Saya sendiri pun sering mengalami hal demikian, sopir angkot tanpa sein langsung potong kiri saja. Urusan Beres. Kemudian apakah semua kendaraan yang beroprasi itu layak jalan/lolos UJI KIR yang harus dilakukan 6 bulan sekali ?. Belum tentu demikian. Jika tidak lolos kir, kasih saku saja petugasnya urusan beres. Saya pernah melihat ada kendaraan umum AKDP yang baut rodanya terkadang tidak lengkap dan atapnya juga sudah trocoh. Ini pasti membuat penumpang sangat tidak nyaman.
     Penyebab jalan bergelombang, berlobang dan rusak juga ada andil dari pengendara Truk yang nakal. Jika di jembatan penimbangan over weight cukup 20rb urusan beres. Dan juga terkadang ada truk yang melanggar batas kualitas jalan terendah yang harus dilewati.Perlu dilakukan juga pemberian reward and punishment untuk pengendara di Indonesia. Biar mereka juga tersadar bahwa harus saling menghormati di jalan tidak asal main KUHP (Kasih Uang Habis PErkara) saja.

3. Jumlah kendaraan naik pesat dari hari ke hari.
     Jumlah kendaraan naik pesat dari hari ke hari, hal ini tentu membuat jalanan semakin padat. Melihat kondisi seperti ini pemerintah seharusnya membuat kebijakan yang tepat. Mungkin ada pembatasan kepemilikan kendaraan pribadi dan memaksimalkan kendaraan umum/prasarana yang bisa menunjang kendaraan umum dan masyarakat tidak ragu untuk menggunakan angkutan umum. Untuk membatasi pengendara yang beredar di jalan mungkin bisa di perketat dengan pendisiplinan pembuatan SIM. Untuk pembatasan kepemilikan MObil/Kendaraan bermotor yang laim mungkin bisa di lakukan dengan menaikkan pajak untuk kendaraan pribadi, tidak dengan menaikkan BBM.  Atau mungkin pemerintah bekerja sama dengan ATPM yang ada di Indonesia untuk menekan penjualan kendaraan bermotor baik roda dua atau roda empat. Bisa di bayangkan jika nanti di jalanan penuh dengan kendaraan, trus mau lewat mana kita kalau mau bepergian .. ? Saat ini saja penjualan roda dari berbagai merk perbulan bisa melebih i angka 10.ribu unit. Fakta tahun 2011 penjualan motor di Indonesia mencapai 107.226.572 unit. Jumlah itu terdiri atas 12,8% kendaraan roda empat (mobil) dan 81,2% kendaraan roda dua (motor) Data ini dikutip dari (http://duniaindustri.com/otomotif/752-wow-populasi-kendaraan-di-indonesia-ditaksir-107-juta-unit.html?tmpl=component&print=1&page=). Dan ini diklaim bahwa Populasi motor di Indonesia adalah terbanyak ketiga Setelah AS. padatnya jalanan mebuat, waktu tempuh saat bepergian juga sudah pasti tidak bersahabat.


4. Jalur Kendaraan umum yang padat
    Beberapa jalur kendaraan umum sangat padat. Sebut saja jalur Sby-Jogja. Keberangkatan  bus jurusan jogja, MAdiun, Ponorogo, Ngawi, Tulungagung dari Terminal Purabaya jamnya sangat padat hampir setiap 5 menit ada yang melintas. Sedangkan jalur tersebut tidak terlalu lebar. Hal ini tentu susah disiasati. Namun pasti ada jalan keluar jika semua pihak bisa bekerja sama. Sedangkan jam pemberangkatan Bus Sby-Jogja atau yang lainnya juga harus memperhatikan jam parkir di terminal berikutnya jadi harus ngebut jika jam nya mepet. Karena mungkin dulu dengan perhitungan masing2 PO jam tersebut sudah bisa untuk 2 trip nmun sekarang seiring padatnya jalanan hal tersebut perlu di kaji ULANG. Hal in juga yang mungkin menyebabkan sopir bus ngebut dan ngeblong, karena agar bisa parkir sesuai jamnya di terminal berikutnya. Karena jika sudah tidak punya jam parkir akan merugikan crew karena tidak bisa mengambil penumpang di terminal tersebut. Kalau terjadi hal seperti ini mau menyalahkan siapa ???? jika di runtut ujungnya yang salah adalah PE#######H


Kalau demikian, jika kita peduli terhadap transportasi marilah kita lakukan kesadaran berkendara dengan baik dari diri kita sendiri. Karena beberapa fakta mengatakan bahwa kesadaran berkendara dan tertib lalu lintas di Indonesia sangat rendah. dan untuk bepergian jarak jauh GUNAKAN KENDARAAN UMUM, AYO NAIK BUS hehheheh . . .

8 Feb 2012

Indonesiaku Ohh Mengenaskan...

Sudah sekian tahun lamanya Indonesia merdeka setelah 350 tahn di jajah oleh beberapa negara,. 17 Agustus 1945 Inonesia menyatakan kemerdekaannya di wakili Soekarno - Hatta. Waktu itu semua berjuang demi kemerdekaan Indonesia. Pahlawan mengorbankan darah demi sebuah kemerdekaan.

Di tahun 2012 ini  saya merasa ternyata kemerdekaan itu semu. Karena masih banyak hal yang belum merdeka. Terutama masyarakat kelas bawah mungkin tidak merasakan merdeka di berbagai sektor terutama kesejahteraan hidup. Kaum bawah menjadi korban keputusan/kebijakan yang memerdekakan mereka yang berkuasa. Berapa banyak sih masyarakat Indonesia yang benar2 makmur ? kecuali mereka yang pintar dan kemudian korupsi. Bayangkan sejenak sekarang koperasi simpan pinjam menjamur di mana2 dan mungkin hampir semua kaum miskin punya catatan di sana. Lalu kapan merdeka ? kapan merdeka itu benar2 ada.

Dimulai dari pendidikan, ekonomi, Sarana fasilitas untuk menunjang kehidupan, kemanan, mana yang namanya merdeka ?

pendidikan kian lama kian mahal. Kian tidak berkualitas pula. Karena yang punya uang bisa membeli segalanya hingga nilainya menjadi LUAR BIADAB. Otak kopong Ijazah Kumlaude. yang penting bayar bisa lulus duluan. Belum lagi birokarasi pendidikan yang semakin kacau. Contooh saja disekolah saya.: Ada acara lomba - mahasiswa disuruh berpartisipasi tapi dana baru kelar setelah kejuaraan - mahasiswa pontang- panting cari utangan. setelah juara eh piala diminta ama mereka yang biadab itu,. Biaya SPP saingan sama Tugu Monas. Fasilitas Saingan sama laut banda. gedung diperbanyak untuk memperbanyak penghuni. semakin banyak penghuni semakin banyak pula aliran dana nya. Lumayan bisa buat ceperan beliin susu anak cucu. Selain itu anak-anak SMA kenapa harus berseragam karena agar usaha tekstil laku keras. ini gambaran kecil saja dari bidang pendidikan.

Di bidang ekonomi lebih parah lagi. Mereka yang bermodal semakin menjadi-jadi membunuh usaha masyarakat kecil. Rakyat kecil selalu kalah. Lapangan pekerjaan sedikit mungkin ini juga imbas dari industrialisasi beberapa sektor usaha yang mengandalakan mesin.

Dari segi keamanan - politik - dan Hukum ?
kaum yang tidak memiliki uang kecil jual-beli hukum. Maling ayam di penjara 5 tahun pencuri uang negara nginap di hotel bintang 7. Mana ini negara hukum nya ? sekarang hkum nya udah jadi dagangan layaknya pasar yangmenjual kebutuhan pokok yang sebentar lagi juga akan punah satu persatu. Karena dijadikan Pasar modern yang tak lain Mall dengan harga sewa yang melangit.

bagaimana dengan fasilitas penunjang kehidupan seperti jalanan, Fasilitas pelayanan umum, dll. Yang paling vital jalan Raya misalnya. = Infrastruktru jalan di INdonesia sangat sempit Sebut saja ruas jalan Surabaya - Jogja Atau pantura dengan volume kendaraan yang sebegitu padat dan kendaraan dengan lebar 3 meter namu jalan tidak lebih 10 meter bagaiman kalau lagi padat ?. belum lagi jalanan yang selalu berlobang sepanjang tahun. Mungkin jalanan ga pakai pepsodent jadi berlobang terus. Kenapa juga jalanan yang sempit juga tak diperlebar ? dan permasalahans etiap tahun macet di mana-mana. ini banyak hal yang membuat jalanan macet. penjualan mobil tidak ada kebijakan pembatasan. demikian juga motor dan kendaraan-kendaraan lain. jumlah mobil - motor bertambah setiap harinya. namun jumlha jalan tidak pernah ada penambahan. jika terjadi kecelakaan pemerintah selalu menyalahkan kendaraan atau pemilik jasa angkutan umum. kenapa pemerintah tidak berkaca pada fasilitas yang diberikan. lalu dikemanakn semua uang pajak itu ? Gayus mungkin salah satu yang tertangkap.. tapi gayus-gayus lain yang berkeliatran jumlahnya mungkin ribuan.

dan banyk lagi hal yang perlu diperhatikan agar negara Indonesia benar2 merdeka dan beriman. Negara ini katanya berasas Pancasila yang berkeTuhanan, Tapi merek apara pencuri uang negara itu apakah mereka BerkeTuhanan percuma dah kalau mereka berdioa rajin tapi juga rajin nyopet uang negara,.

Sekarang pertanyaannya Bagaimana kalau dulu Indonesia tidak merdeka atau menjadi persemakmuran Inggris atau Belanda ? mungkin ceritanya bisa lain.
Saat dijajah dulu Rakayat Indoneisia disurh membuat ini itu dan macam2. Tapi sekarang toh hasilnya juga bisa kita nikmati bersama itu padahal peninggalan para penjajah. Jalur kereta Api misalnya dri dulu hingga kini berapa persen penambahan jalur kereta pai kecuali tinggalan dari jama belanda dan jaman jepang.  ???

Kita tilik saja beberapa negara yang menajdi persemakmuran negara lain mereka ternyata lebih maju daripada negara kita yang merdeka .. tapi merdeka karena memaksa bukan karena sudah benar-benar mampu untuk merdeka...

OOOOEEEEEEEEEE pemerintah lu ngapain aja rapat tiap hari mau mbahas bisnis dan lobi-yang bisa mempertebal kantongmu apa .


11 Nov 2011

Kampus ku...

Dulu ruangannya luas. tidak ada ruangan berskat triplek. walaupun mahasiswa sedikit tapi kompak luar biasa... mantap jaya.. Tidak ada aturan macam2 . . . tidak ada bocor. ada kantin tempat untuk nongkrong. Tapi sekarang, kampusku kayak angkot. Isinya penuh sesak tapi tak ada tempat untuk selonjor. Tidak ada warung. tidak ada tempat berteduh di kala hujan . mahasiswa terlalu banyak pengajaran tidak ideal sangat jauh dari efektif. bakan di jurusan saya, cenderung menurun mutunya. asal ada mahasiswa yang masuk banyak-dapat duit banyak beres dah. dekan nya jalan2 keluar negeri alih-alih studi banding nyatanya kok ya study banding juga sama anaknya juga di ajak... study banding macam mana. SPP juga ga adil menurut saya. ada anak orang kaya yang sppnya murah, tapi saya anak orang pas2an SPp kaya anak konlomerat.

mungkin jamn juga sudah kebolak-balik yang benar jadi salah yang salah jadi benar.. .

Kampus bayar SPP mahal tapi tidak begitu menghiraukan fasilitas penunjang berhasilnya pendidikan. Ataukah memang pendidikan hanya kedok anda mencari uang saja wahai penjahat ekonomi pendidikan ?

Di kampusku dulu . TEmpat parkir ada peneduhnya. Tapi sekarang g ada. Mungkin kalau saja mereka peduli dengan fasilitas kampus, pasti akan membangun Peneduh untuk tempat parkir. sekarang saja jalanan di perluas, bukan untuk memperlancar arus kendaraan dalam kampus, namun untuk menambah lahan parkir !. MAsuk kampus bayar retribusi parkir, namun pengamanan parkir juga masih sangat diragukan. Kerap kali bensin berkurang, helm raib bahkan motornya juga. Fasilitas untuk tempat parkir pun juga kurang. Apa sih yang ada di pikiran mereka itu ? huft mikir weteng dewe ga mikir liyane.

Pendidikan itu bosok. bosok pool. . .
Saya sudah malas mengenyam pendidikan . Lebih baik belajar menulis di dunia ini...

3 Sep 2011

Mengendalikan Emosi

Dalam kehidupan sehari-hari, kita berinteraksi dengan banyak manusia dengan karakter yang berbeda-beda. kadang ada yang membuat kita tertawa, membuat kita menangis, simpati atau bahkan jengkel. Sering pula ketika kita jengkel membuat emosi kita naik.

Ketika emosi naik, diri kita tidak terkontrol, segala kata sampah keluar. Memang susah mengendalikan dan mengatur emosi dalam diri. Padahal dalam kehidupan kita perlu mengatur emosi demi hubungan dengan orang lain bisa terjalin dengan baik.

Orang akan menilai kita ketika emosi kita naik/ bagaimana kita mengendalikan emosi. Memang sepertinya ini adalah hal yang susah, lebih susah dari soal aljabar atau matematika, namun sebaiknya di coba pelan-pelan. Ketika kita bisa mengendalikan emosi, dan bisa mengatur "kemaraahan " kita maka kita akan bisa menjadi pribadi yang dewasa.

14 Jul 2011

senyum

Malang, 16 Juli 2011

Tersenyum adalah obat. Jadi mari kita tersenyum untuk terhindar dari penyakit. Tersenyum satu menit mungkin bisa menghilangkan seribu penyakit. kalo tersenyum satu jam >? wah bisa-bisa umur 1000 tahun masih bisa digapai . . . selamat menikmati hidup.

Marah boleh saja. Untuk melampiaskan sesuatu. dan marah itu mudah. Yang sulit hanyalah mengatur tingkat kemarahan, di mana kita marah, kepada siapa kita marah dan seberapa porsinya ? kita marah. kalo marah dengan porsi yang tempat pasti akan membuat lega perasaan juga. daripada memendam marah . . .

owhhh barcode membuatku kehilangan kemaluan

Hari ini, Kamis. 14 Juli 2011 ke Perpus Kota Malang, berniat pinjam buku. Waktu mo masuk yah ini pertama kali saya jadi member iseng absen pake data yang di komputer itu. saya tuliskan member saya dan klik... denng deng anda adalah pengunjung yang ke 195. Tapi setelah saya pergi dari belakang ada bunyi "Tit" sepertinya ga asing buat saya. Eh itu suara barcode. dan ternyata deng deng . . . . mbak di belakang absennya tinggal pakai barcode di kartu membernya. asemmmm tenan dasar saya kattrok jadi ya kagak tahu kalo ada merah2 tadi buat di tunjukin di barcode asem asem . . .  dah gitu bukunya g ada terus ketemu sama orang aga henk haduwh haduwh sialnya , , ,,